MAKASSAR – Di sebuah kafe di Jalan Datuk Tiro, suasana Selasa sore itu tampak biasa saja. Tapi di sana, proses politik organisasi olahraga mulai bergulir. Sekitar pukul lima sore, tim dari Muh Munir N Mangkana mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia Sulawesi Selatan. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan sinyal nyata bahwa kontestasi kepemimpinan MI Sulsel benar-benar dimulai.
Dengan diambilnya formulir itu, tahapan administratif menuju musprov pun resmi dibuka. Munir, lewat timnya, menunjukkan keseriusannya.
Koordinator Tim Penjaringan, Sultan, menyambut baik langkah tersebut. Bagi dia, ini adalah bagian penting dari mekanisme organisasi yang sehat.
“Pendaftaran adalah bagian wajib dalam setiap musyawarah,” tegas Sultan.
“Tujuannya jelas, agar semua proses berjalan sesuai aturan yang berlaku. Ini dasar dari transparansi,” tambahnya.
Menurut Sultan, mekanisme serupa diterapkan secara berjenjang di semua level Muaythai Indonesia. Dari Pengurus Besar di pusat, lalu turun ke provinsi, hingga ke kota dan kabupaten. Sistem berjenjang ini, katanya, untuk menjamin keteraturan dan demokrasi internal organisasi tetap terjaga.
Di sisi lain, sosok yang namanya masuk dalam bursa calon, Muh Munir N Mangkana, menyatakan kesiapannya. Awalnya, dia berencana datang sendiri ke sekretariat tim penjaringan. Rencana itu sebagai bentuk penghormatan langsung.
“Iye, sebenarnya saya ingin datang langsung. Tapi ada tugas yang harus diselesaikan di Bali, jadi terpaksa saya wakilkan ke tim,” ungkap Munir via telepon.
Keputusan maju dalam kontestasi ini bukan tanpa alasan. Munir menegaskan, langkahnya didorong komitmen pribadi. Dia ingin Muaythai di Sulsel berkembang lebih baik, lebih kompetitif, dan punya struktur yang rapi. Visinya jelas: membawa organisasi ini ke level yang lebih terstruktur.
Nah, dengan formulir yang sudah diambil, perjalanan masih panjang. Proses selanjutnya adalah verifikasi dan seleksi terhadap semua bakal calon. Setelah itu, barulah musyawarah provinsi digelar. Waktunya? Katanya, dalam waktu dekat.
(twk)
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U-19 ke Semifinal Piala AFF Usai Kalahkan Vietnam, Gol Reno Salampessy Jadi Pembuka Kemenangan
PSIS Semarang Gagal Rekrut Alfeandra Dewangga dan Pratama Arhan, Peluang Bangkit Pasca-Degradasi Makin Berat
Ananda Raehan Dikabarkan Tinggalkan PSM Makassar, Bhayangkara FC Jadi Tujuan Utama
PSM Makassar Dikaitkan dengan Winger Kroasia Ivan Saric di Tengah Rumor Kedatangan Pelatih Bosnia