Klarifikasi Ruben Onsu: Hasil Tes HIV Non-Reaktif, Tuduhan Tak Berdasar

- Senin, 03 Agustus 2026 | 07:30 WIB
Klarifikasi Ruben Onsu: Hasil Tes HIV Non-Reaktif, Tuduhan Tak Berdasar

Isu yang menyebut artis Ruben Onsu mengidap HIV menjadi perbincangan hangat di media sosial dalam beberapa pekan terakhir. Spekulasi itu bermula dari potongan percakapan WhatsApp yang ditampilkan kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, dalam sebuah podcast. Namun, klaim tersebut langsung dibantah dengan bukti medis: hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan status HIV Ruben non-reaktif.

Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki dasar medis. Ia telah menunjukkan dokumen hasil laboratorium kepada awak media sebagai klarifikasi. Dalam dokumen itu, tertulis jelas hasil pemeriksaan HIV Ruben non-reaktif, yang berarti tidak ditemukan indikasi infeksi HIV pada dirinya.

Kronologi Munculnya Isu

Polemik ini berawal ketika Minola menjadi narasumber dalam podcast Denny Sumargo. Saat itu, ia membahas sengketa hak asuh anak antara Ruben dan Sarwendah. Dalam kesempatan tersebut, Minola memperlihatkan sejumlah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang dianggap berkaitan dengan perkara yang bergulir.

Cuplikan podcast itu kemudian viral di media sosial. Warganet mulai menyoroti isi percakapan yang ditampilkan dan menafsirkannya beragam. Dari situlah muncul dugaan bahwa Ruben mengidap HIV, meski tidak ada keterangan resmi dari dokter maupun hasil pemeriksaan kesehatan yang dipublikasikan saat itu.

Spekulasi Meluas di Media Sosial

Seiring viralnya cuplikan podcast dan potongan chat, berbagai unggahan di media sosial mulai mengaitkan kondisi kesehatan Ruben dengan HIV. Narasi itu semakin meluas dan terus dibahas di tengah proses gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menanggapi isu yang kian berkembang, Minola mengungkapkan bahwa Ruben akhirnya menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di laboratorium pada 25 Juli 2026. Menurut Minola, pemeriksaan itu sebenarnya bukan atas keinginan Ruben, karena ia merasa dirinya sehat dan tidak perlu dites.

“Sebenarnya Ruben kan nggak mau untuk memeriksa dirinya karena dia merasa, ‘Saya nggak apa-apa’. Tapi saya bilang, ‘Jangan, kita nggak boleh artinya menolak atau keras hati. Lakukan saja, rendah hati saja. Pasti ada gunanya.’ Dan ternyata memang ada gunanya,” ujar Minola kepada awak media.

Hasil Tes Non-Reaktif

Setelah hasil pemeriksaan keluar, Minola langsung menunjukkan dokumen laboratorium kepada awak media. Ia menegaskan bahwa hasil tersebut membantah semua tuduhan yang beredar.

“Hasil daripada pemeriksaan itu, ini lihat teman-teman ya, ini HIV ya. Tiga huruf itu, NON-REAKTIF. Jadi artinya tidak ada seperti apa yang disampaikan dan dipertanyakan oleh banyak orang pada hari ini,” tegasnya.

Hasil non-reaktif ini menunjukkan bahwa pemeriksaan HIV Ruben tidak memberikan indikasi infeksi berdasarkan sampel yang diperiksa. Selain membantah isu tersebut dengan bukti medis, Minola juga menyayangkan pihak-pihak yang lebih mempercayai potongan percakapan WhatsApp dibanding hasil laboratorium.

“Masa mereka lebih percaya kepada chatting-an yang datang dari satu sumber daripada bukti riil? Selama ini selalu kami yang dikejar-kejar untuk membuktikan, seolah-olah kami betul seperti apa yang dipersangkakan orang lain,” kata Minola.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan publik tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi sebelum menyebarkan informasi, terutama yang menyangkut kesehatan dan privasi seseorang.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags