Operasi Militer Nigeria Tewaskan Lebih 60 Bandit Penculik di Zamfara

- Senin, 06 April 2026 | 03:40 WIB
Operasi Militer Nigeria Tewaskan Lebih 60 Bandit Penculik di Zamfara

Zamfara, harus diakui, hanyalah satu dari sejumlah negara bagian di barat laut dan tengah Nigeria yang hidup dalam teror. Geng kriminal lokal, atau yang biasa disebut "bandit", ini memang kejam. Mereka tak segan menyerang warga, menculik untuk tebusan, hingga membakar rumah usai dijarah.

Lalu, bagaimana semua ini bermula? Awalnya, lebih dari sepuluh tahun lalu, konflik ini cuma perselisihan biasa antara penggembala dan petani. Mereka berebut air dan lahan yang makin susah didapat karena perubahan iklim.

Lambat laun, kekerasan antarkelompok itu berubah wujud. Dari sekadar bentrok, menjadi sindikat pencurian ternak yang terorganisir, lalu merambah ke bisnis kotor penculikan untuk tebusan.

Yang lebih mengkhawatirkan, motif keuntungan finansial kini membuat para bandit ini mulai berkolaborasi dengan elemen jihadis dari timur laut. Kelompok pemberontak itu sendiri sudah 17 tahun melancarkan perlawanan bersenjata dengan tujuan mendirikan kekhalifahan. Kolaborasi semacam ini, tentu saja, membuat situasi keamanan jadi semakin rumit dan berbahaya.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar