"Itu kan terbuka kan pembicaraan itu, terbuka sama sekali," jelasnya.
Pertemuan itu, sambungnya, murni untuk berdiskusi tentang kondisi bangsa. Mereka memberi saran-saran kebijakan yang ditujukan untuk Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Lagipula, tamu-tamu itu datang atas kemauan sendiri, bukan karena diundang secara khusus untuk membahas hal tertentu.
Di sisi lain, pengacaranya, Abdul Haji Talaohu, sudah menyiapkan langkah hukum. Kemungkinan besar, laporan yang akan dibuat berkaitan dengan pasal pencemaran nama baik.
Abdul mengaku, sebenarnya kliennya enggan mengurusi hal-hal yang dianggap "remeh-temeh" ini. Tapi situasinya sudah berbeda. Tuduhan ini sudah menyebar dan menarik perhatian publik yang luas. Karena itulah, mereka memutuskan untuk mengambil tindakan.
"Dan Pak JK tadi sudah sampaikan bahwa itu adalah fitnah, tuduhan fitnah sehingga ini harus disikapi secara serius," kata Abdul menegaskan.
Jadi, itulah langkah yang akan diambil JK. Dia memilih jalur hukum untuk membersihkan namanya dari kabar yang dinilai sebagai fitnah besar.
Artikel Terkait
Forum Outlook Indonesia Bahas Strategi Penguatan Ekonomi Nasional 2026
Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
Ancaman Trump ke Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Tekan Bursa AS
Tim SAR Evakuasi Pemuda yang Hendak Bunuh Diri di Tower 70 Meter Banyumas