ujarnya dengan nada yang gamblang.
sambung Kardinal Suharyo.
Di akhir pesannya, ia mengajak umat untuk meresapi makna Paskah sebagai sebuah perjalanan dari kegelapan menuju terang. Dalam situasi dunia yang penuh tantangan, semangat Paskah harus menjadi pendorong.
tandasnya menutup homili.
Misa pun berakhir. Umat yang memadati Katedral pun beranjak keluar, membawa serta pesan pertobatan ekologis yang baru saja diingatkan kembali. Suasana Paskah pagi itu terasa lengkap: khidmat, penuh, dan menyisakan renungan yang dalam.
Artikel Terkait
Dispora DKI Tegaskan Lapangan Maroedja Sport Park Gratis, Tak Ada Pungutan Liar
Ketua MPR Sampaikan Salam Presiden Prabowo untuk Tokoh dan Ulama di Yogyakarta
Iduladha 2026 Diprediksi 27 Mei, Berpotensi Ciptakan Libur Panjang
Banjir Bandang di Angola Tewaskan 15 Orang dan Rendam Ribuan Rumah