Sampah dan Pendangkalan Parah Ancam Mata Pencaharian Nelayan di Kali Blanakan Subang

- Minggu, 05 April 2026 | 16:00 WIB
Sampah dan Pendangkalan Parah Ancam Mata Pencaharian Nelayan di Kali Blanakan Subang

Masna, nelayan lain, mengiyakan. Menurutnya, kondisi sekarang jauh lebih parah dibanding beberapa tahun lalu.

“Sekarang makin dangkal, kapal besar susah lewat. Kadang harus nunggu air pasang dulu baru bisa jalan,” katanya.

Mereka merasa upaya normalisasi yang dilakukan selama ini belum maksimal. Pengerukan cuma dilakukan setahun sekali itu pun terkesan sekadarnya. Tidak sanggup mengejar laju pendangkalan yang terjadi hampir setiap hari.

Harapan mereka sebenarnya sederhana: pemerintah mau turun tangan secara serius. Pembersihan sampah dan pengerukan lumpur harus dilakukan secara rutin, bukan sekadar proyek musiman. Kalau tidak, bukan cuma aktivitas melaut yang terhambat. Roda ekonomi warga pesisir yang bergantung pada sungai ini, bisa ikut mandek.

Kondisi Kali Blanakan ini seperti alarm. Jika dibiarkan, bukan cuma nelayan yang rugi. Ekosistem sekitar dan masa depan wilayah pesisir pun terancam.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar