Polri Kerahkan Brimob dan Bareskrim Tangani Bentrokan Antar Desa di Halmahera Tengah

- Minggu, 05 April 2026 | 10:00 WIB
Polri Kerahkan Brimob dan Bareskrim Tangani Bentrokan Antar Desa di Halmahera Tengah

Pasukan Brimob dan tim penyidik dari Bareskrim akhirnya dikerahkan ke Maluku Utara. Langkah ini diambil Mabes Polri sebagai respons atas bentrokan yang memanas antara dua desa di Halmahera Tengah. Situasinya sempat mencekam.

Bentrokan itu sendiri, menurut informasi yang berhasil dikumpulkan, melibatkan warga Desa Bobane Jaya dan Desa Sibenpopo. Awalnya dari kasus dugaan pembunuhan, tapi eskalasinya cepat sekali. Tak hanya korban jiwa yang berjatuhan, sejumlah fasilitas umum dan rumah ibadah juga ikut menjadi sasaran amukan massa dan dibakar.

Meski pada Jumat sore lalu keadaan sudah dilaporkan lebih kondusif, Polri tak mau mengambil risiko. Mereka tetap mengirimkan pasukan tambahan. Tujuannya jelas: mencegah aksi balasan dan sekaligus mempercepat proses hukum. Di sisi lain, kehadiran mereka diharapkan bisa menenangkan warga yang masih diliputi kecemasan.

Tak cuma Brimob, Polri juga menerjunkan tim khusus. Ada Divpropam sebanyak 12 personel dan Itwasum. Mereka punya tugas spesifik, yaitu memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku. Semua dikerahkan untuk menormalkan situasi keamanan dan ketertiban.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar