Posisi puncak diduduki Jepang, dan dominasinya sangat telak. Bayangkan, lebih dari sepertiga responden (tepatnya 35,15%) menyebut Negeri Matahari Terbit itu sebagai yang paling sopan. Angkanya bahkan lebih dari dua kali lipat peringkat kedua. Menurut analisis Remitly, kesopanan di Jepang bukan cuma basa-basi. Itu adalah bagian dari struktur budaya yang mengakar sangat dalam.
Lihat saja ritual membungkuk. Itu bukan sekadar salam, melainkan ekspresi hormat yang punya tingkatannya sendiri. Bahkan bahasanya, dengan sistem honorifik dan tingkatan kesantunan yang rumit, menunjukkan betapa menghargai orang lain adalah prinsip hidup yang dijunjung tinggi.
Nah, di posisi runner-up ada Kanada dengan 13,35%. Negara ini dapat predikat ganda: selain dinilai paling sopan kedua, juga disebut sebagai negara dengan penduduk paling ramah dalam survei yang sama. Sementara itu, Inggris berhasil mengamankan posisi ketiga (6,23%), mengukuhkan reputasinya yang melekat dengan tata krama dan kesantunan klasik.
Ada satu hal menarik lain dari survei ini. Ternyata, warga Brasil dan Chili adalah yang paling percaya diri dengan tingkat kesopanan mereka sendiri. Padahal, dalam persepsi global, kedua negara ini berada di posisi tengah-tengah daftar. Lucu, ya?
Sebagai catatan akhir, daftar ini sama sekali bukan ukuran untuk menilai kekasaran sebuah bangsa. Peringkat yang lebih rendah tidak serta-merta berarti negara itu dianggap kasar. Ini cuma mencerminkan negara mana yang paling sering dikaitkan dengan kesantunan oleh ribuan responden dari berbagai penjuru dunia. Pada akhirnya, sopan santun tetap menjadi nilai yang subjektif, namun sangat terasa ketika kita mengalaminya sendiri.
Artikel Terkait
Pasukan Israel Hancurkan 17 Kamera Pengawasan PBB di Lebanon Selatan
Dua Remaja Jogja Bacok Saat Duel Gladiator Syarat Keluar dari Geng Motor
Presiden Prabowo Cium Bayi Prajurit TNI Gugur di Lebanon Saat Beri Penghormatan Terakhir
Trump Ultimatum Iran: Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Neraka