Presiden Prabowo Cium Bayi Prajurit TNI Gugur di Lebanon Saat Beri Penghormatan Terakhir

- Minggu, 05 April 2026 | 02:30 WIB
Presiden Prabowo Cium Bayi Prajurit TNI Gugur di Lebanon Saat Beri Penghormatan Terakhir

Suasana hening di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026) petang itu, tiba-tiba pecah oleh tangis seorang bayi. Di tengah prosesi takziah untuk tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon, tangisan itu seperti menyayat suasana duka yang sudah begitu pekat.

Presiden Prabowo Subianto, yang hadir untuk memberi penghormatan terakhir, mendekati sumber suara itu. Di sana, istri dari Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan terduduk, menggendong bayi mereka yang terus merengek. Tanpa banyak kata, Presiden mengusap lembut kepala bayi itu. Lalu, ia menciumnya.

Momen spontan itu terekam dalam siaran Biro Pers Sekretariat Presiden. Sebuah gestur sederhana di tengah upacara kenegaraan yang kaku. Usai mencium sang bayi, Prabowo pun menyampaikan kata-kata penguatan kepada sang janda dan ibu almarhum yang ditinggalkan.

Kedatangannya di bandara itu didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Samsoeddin dan Menteri Luar Negeri Sugiono. Secara bergantian, mereka menghampiri keluarga dari tiga prajurit yang gugur. Setiap langkahnya terasa berat.

Sebelumnya, Presiden telah menemui keluarga Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon dan Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar. Kondisi mereka tak jauh berbeda. Para istri yang ditinggalkan masih tak kuasa menahan isak, sementara para ibu dengan wajah luluh mendampingi peti jenazah anak-anak mereka.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar