"Bapaknya tidak melihat. Jadi pada saat itu memang airnya lagi deras arusnya," ungkap Suyitno, menggambarkan mencekamnya situasi saat itu.
Anak itu pun hanyut terbawa arus. Pencarian dilakukan, dan hari ini, Sabtu, jenazahnya berhasil ditemukan. Sekitar pukul 10.40 WIB, suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman. Jenazah Anita telah disucikan dan dibawa menggunakan keranda menuju pemakaman umum desa.
Sebuah akhir yang memilukan bagi keluarga di Trimulyo. Jebolnya tanggul itu bukan hanya membawa genangan air, tapi juga duka yang mendalam.
Artikel Terkait
Tito Karnavian Tinjau Penanganan Pengungsi Terakhir di Aceh Tamiang
Banjir Setinggi Pinggang Rendam Permukiman di Pondok Ijo, Ciputat
BBWS Usulkan Bangunan Pengendali Aliran untuk Atasi Banjir Demak
Paskah 2026 Jatuh pada 5 April, Ini Makna dan Rangkaian Pekan Suci