Pengunjung lain yang ada di lokasi tentu saja panik. Beberapa orang bahkan dikabarkan terkena hantaman benda tumpul saat berusaha menjauh. Untungnya, ketegangan yang memuncak itu perlahan bisa diredam. Karyawan kafe bersama beberapa pengunjung yang masih sadar akhirnya turun tangan melerai, memisahkan mereka yang masih emosi dan ingin terus berkelahi.
Setelah berhasil dipisahkan, suasana perlahan kembali kondusif. Meski begitu, bekas keributan itu jelas terlihat. Sejumlah fasilitas tempat hiburan itu dilaporkan rusak.
Pihak TNI sendiri mengaku tak tinggal diam. Mereka sudah mengambil langkah tegas terhadap anggota yang terlibat.
“Untuk berlanjutnya nanti, pemeriksaan tetap dilakukan pihak POM, kami sudah limpahkan lebih lanjut ke subdenpom. Anggota yang kami tahan ini ada lima orang,” ujar Dandim.
Kelima oknum TNI tersebut saat ini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh Subdenpom. Prosesnya masih berjalan.
Di sisi lain, dari kepolisian ada kabar terbaru. Kasi Propam Polres Toraja Utara, Iptu Damianus, menyebut proses pemeriksaan terhadap dua oknum polisinya masih terus berlangsung. Timnya sedang mendalami keterangan dari semua pihak saksi, korban, hingga anggota yang terlibat. Jika nanti terbukti bersalah, kasus ini akan segera dilimpahkan ke Satreskrim untuk diproses secara pidana.
Insiden ini tentu menyisakan pertanyaan. Terutama soal disiplin dan citra aparat di mata publik. Yang jelas, semua pihak kini menunggu hasil pemeriksaan yang lebih mendalam.
Artikel Terkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Tiga Lainnya Terluka
Real Madrid Hadapi Mallorca dalam Duel Hidup-Mati di LaLiga
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Tiga Prajurit Garuda Gugur di Lebanon
Presiden Prabowo dan Para Petinggi Negara Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon