Satgas PRR: 230 Huntap Selesai, 90% Huntara Terpenuhi di Sumatera Pascabencana

- Sabtu, 04 April 2026 | 12:15 WIB
Satgas PRR: 230 Huntap Selesai, 90% Huntara Terpenuhi di Sumatera Pascabencana

Lalu, bagaimana dengan warga yang tidak tinggal di huntara? Mereka tak luput dari perhatian. Satgas menyalurkan Dana Tunggu Hunian sebesar Rp600.000 per bulan selama tiga bulan. Totalnya Rp1,8 juta per keluarga. Dan hingga laporan ini dibuat, bantuan itu sudah 100 persen tersalur ke lebih dari 14 ribu penerima di tiga provinsi.

Di balik semua angka ini, tantangan nyata tetap ada. Tito Karnavian, sang Ketua Satgas PRR, menekankan bahwa kunci utama percepatan huntap justru terletak pada data di lapangan. Tanpa data yang lengkap dan cepat dari pemda, proses bisa tersendat.

“Kunci utama huntap adalah data,” tegas Tito dalam sebuah konferensi pers di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Ia lalu membeberkan detailnya. “Saya mohon dengan segala hormat rekan bupati/wali kota, buatlah tim kecil untuk mendata rumah yang rusak berat dan hilang. Tanyakan satu per satu apakah ingin in-situ bangun sendiri dengan stimulan Rp60 juta yang diberikan dua tahap atau in-situ yang dikerjakan BNPB. Kemudian pilihan kedua dibangun di kompleks komunal.”

Intinya, pilihan ada di tangan penyintas: membangun kembali di tanah lama, atau pindah ke kawasan komunal yang disediakan. Validasi ini yang harus cepat dan tepat. Perjalanan pemulihan memang masih panjang. Tapi setidaknya, langkah-langkah konkret sudah mulai terlihat di tanah Sumatera.

Editor: Redaksi TVRINews

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar