MURIANETWORK.COM - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Tangerang kini memiliki akses lebih cepat dan mudah untuk penanganan penyakit jantung dan stroke. RSUD Kota Tangerang secara resmi mengoperasikan fasilitas Catheterization Laboratory (Cath Lab) yang dapat dimanfaatkan oleh pasien BPJS Kesehatan. Kehadiran layanan berteknologi tinggi ini diharapkan dapat memangkas waktu rujukan dan meningkatkan akurasi diagnosis serta terapi untuk kondisi kardiovaskular darurat.
Peresmian Kolaborasi untuk Layanan Unggulan
Kerja sama strategis antara RSUD Kota Tangerang dan BPJS Kesehatan dalam pengelolaan Instalasi Pelayanan Kardioserebrovaskular Terpadu diresmikan langsung oleh sejumlah pejabat tinggi. Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Tangerang Sachrudin, Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus, Gubernur Banten Andra Soni, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti. Kolaborasi ini menandai komitmen bersama dalam meningkatkan layanan kesehatan esensial di tingkat daerah.
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan apresiasinya atas terwujudnya fasilitas ini. Ia menekankan bahwa standar peralatan yang tersedia setara dengan rumah sakit jantung nasional.
“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi yang baik hingga pelayanan Cath Lab ini hadir untuk pengobatan dan terapi pasien jantung dan stroke. Fasilitasnya setara rumah sakit jantung nasional, dan bisa ditanggung BPJS alias gratis. Ini kabar baik bagi masyarakat,” tuturnya.
Dampak Langsung bagi Masyarakat
Dengan beroperasinya Cath Lab, pasien BPJS di Tangerang dan wilayah sekitarnya tidak perlu lagi dirujuk ke luar kota untuk tindakan kateterisasi jantung yang krusial. Dalam penanganan serangan jantung dan stroke, kecepatan adalah faktor penentu yang sangat vital. Respon medis yang lebih cepat berpotensi besar menekan angka komplikasi berat, memperpendek masa rawat, dan pada akhirnya meningkatkan harapan kesembuhan pasien.
Selain fokus pada penguatan layanan kuratif, acara peresmian juga menyoroti pentingnya upaya pencegahan. Pemerintah mendorong pendekatan preventif melalui program Pos Kesehatan Merah Putih yang ditempatkan di lokasi-lokasi strategis.
Artikel Terkait
Trump Ancam Serang Iran dalam Dua hingga Tiga Pekan ke Depan
Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.982 per Dolar AS di Awal Perdagangan
Kebakaran SPBE di Bekasi Diduga Dipicu Kebocoran Gas dan Korsleting, 12 Orang Luka Bakar
Anggota DPRD DKI Desak Pemprov Tetapkan Status Darurat Sampah