Di Jakarta, suasana politik internasional terasa hangat dalam beberapa pekan terakhir. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, ternyata cukup sibuk. Ia menyambangi sejumlah tokoh puncak negeri ini, mulai dari Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo, hingga mantan Wapres Jusuf Kalla yang dua kali menjabat. Apa sebenarnya yang dibicarakan?
Menurut Boroujerdi, semua bermula dari gelombang simpati. "Banyak sekali tokoh di Indonesia, baik itu pejabat resmi maupun pejabat nonpemerintahan atau tokoh-tokoh di Indonesia, yang menyampaikan pesan kepada saya berupa ungkapan belasungkawa dan juga keprihatinan," ujarnya kepada awak media di kawasan Jakarta Selatan, Jumat lalu.
"Nah, ya sudah sepantasnya saya sebagai duta besar membalasnya. Saya ingin ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tulus atas setiap kata duka yang mereka sampaikan," tambahnya.
Namun begitu, pertemuan-pertemuan itu ternyata bukan sekadar ucapan terima kasih belaka. Boroujerdi mengaku juga menyampaikan laporan terkini tentang situasi di negaranya, termasuk imbas dari ketegangan dengan Amerika Serikat. Ia merasa perlu memberikan gambaran langsung pada para tokoh yang sebelumnya telah menyatakan keprihatinan.
Artikel Terkait
Gattuso Mundur dari Kursi Pelatih Italia Usai Gagal ke Piala Dunia 2026
Putin Siap Turun Tangan Redakan Ketegangan AS-Iran, Peringatkan Dampak Global
BMKG Catat 111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret
Pertamina Tambah Pasokan Elpiji Subsidi Jelang Libur Panjang di Madiun Raya