Di sisi lain, ada agenda yang lebih luas. Sang Duta Besar menegaskan bahwa kampanye antiperang terhadap Iran adalah langkah awal yang penting. Menurutnya, ini adalah cara untuk menolak peperangan terhadap siapa pun. Jadi, lewat pertemuan-pertemuan elit itu, ia sekaligus ingin menyuarakan kampanye perdamaian tersebut.
Lalu, bagaimana dengan kunjungannya ke kalangan ulama?
"Soal pertemuan dengan para ulama, kita tahu sendiri kan semangat solidaritasnya," ungkap Boroujerdi.
Ia lalu menyebut bagaimana ormas-ormas Islam seperti MUI bahkan telah menganjurkan Qunut Nazilah tanpa diminta. "Artinya, dukungan dan doa itu datang secara spontan dari saudara-saudara kita di sini. Itu yang sangat mengharukan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Gattuso Mundur dari Kursi Pelatih Italia Usai Gagal ke Piala Dunia 2026
Putin Siap Turun Tangan Redakan Ketegangan AS-Iran, Peringatkan Dampak Global
BMKG Catat 111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret
Pertamina Tambah Pasokan Elpiji Subsidi Jelang Libur Panjang di Madiun Raya