Statistiknya berbicara jelas. Akurasi tembakan Thunder mencapai 54% dari lapangan dan 45% dari garis tiga angka. Sangat efisien. Sementara Lakers, mereka tersendat dan hanya mencatat 23% untuk tembakan tiga angka. Jaraknya pernah melebar hingga 46 poin – sebuah dominasi yang mutlak.
139-96. Angka itu kini tercatat dalam sejarah Lakers sebagai kekalahan terburuk ketujuh sepanjang sejarah waralaba mereka. Sungguh catatan yang pahit untuk tim sebesar itu.
Memang, Austin Reaves berusaha melawan dengan 15 poin. LeBron James juga menyumbang 13 poin. Tapi usaha mereka terasa seperti menahan gelombang dengan ember. Tidak cukup. Serangan balik cepat Thunder terlalu deras untuk dibendung.
Dengan kemenangan ini, pijakan Thunder di puncak klasemen Wilayah Barat semakin kokoh. Mereka telah meraih 16 kemenangan dari 17 laga terakhir – sebuah momentum yang menakutkan. Sebaliknya, Lakers harus segera introspeksi. Perjalanan mereka belum selesai; Minggu depan mereka harus bertandang ke markas Dallas Mavericks. Tekanan jelas bertumpuk.
Malam ini, Oklahoma City bukan cuma menang. Mereka mengirimkan pesan kepada seluruh liga.
Ditulis oleh Feriansyah Farrelda Satria | Disunting oleh Redaksi
Artikel Terkait
Balon Udara Bermuatan Petasan Meledak, Atap Rumah Warga Tulungagung Hancur
11 Sumur Minyak Ilegal di Muba Ludes Terbakar, Polisi Buru Pemilik
Rayakan HUT ke-80, Sultan HB X Bagikan 16.000 Porsi Nasi Kucing Gratis di Malioboro
MRT Jakarta Tetap Beroperasi Normal pada Jumat Agung 2026