Penempatan personel dilakukan di berbagai titik. Mulai dari gereja-gereja, pusat keramaian, sampai lokasi lain yang jadi fokus kegiatan umat. Tugas mereka nggak cuma menjaga keamanan dan ketertiban umum. Lebih dari itu, ini soal pelayanan. Personel akan membantu sterilisasi lokasi sebelum ibadah, mengatur arus lalu lintas yang biasanya padat, dan melakukan patroli rutin di sekeliling gereja.
"Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan," tegas Budi Hermanto.
Dia menekankan, operasi pengamanan kali ini punya dua sisi. Selain aspek keamanan, yang tak kalah penting adalah memastikan pelayanan berjalan baik sehingga suasana damai tercipta.
Di sisi lain, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif. Kewaspadaan tetap diperlukan. Budi meminta warga segera melaporkan hal-hal mencurigakan ke petugas terdekat atau melalui nomor darurat 110.
Dengan persiapan yang masif ini, harapannya perayaan Paskah tahun ini bisa berlangsung tertib. Aman, dan penuh kedamaian.
Artikel Terkait
Red Hat dan Google Cloud Pererat Integrasi untuk Modernisasi Aplikasi
Jalan Salib Katedral Jakarta: Para Pemain Rasakan Perjalanan Spiritual Mendalam
Mega Career Expo 2026 Kembali Digelar di Jakarta, Buka Ribuan Lowongan
Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang