Tak berhenti di situ.
Sebuah kapal tanker minyak berbendera Israel, yang diidentifikasi sebagai “Aqua 1”, juga menjadi sasaran. Kapal itu diserang di perairan Teluk Persia bagian tengah. Laporan menyebutkan kapal tersebut terbakar setelah dihantam rudal.
Gambar perbandingan kekuatan militer Iran dan Israel beredar, memperlihatkan peta kekuatan yang seolah ingin ditunjukkan Tehran. Namun begitu, klaim-klaim di lapangan masih perlu diverifikasi secara independen.
Yang jelas, pernyataan IRGC ini semakin memanaskan ketegangan di kawasan. Selat Hormuz, jalur vital bagi pengiriman minyak global, kini menjadi pusat perhatian sekali lagi.
Artikel Terkait
AS Kehilangan 16 Drone MQ-9 Reaper Senilai Ratusan Juta Dolar dalam Operasi Gabungan dengan Israel
Trump Desak Sekutu Buka Kembali Selat Hormuz, Alihkan Beban dari AS
Perbaikan Jalan di Rasuna Said Sebabkan Macet Parah Menuju Mampang Prapatan
Trump Ancam Serang Iran dalam Dua hingga Tiga Pekan ke Depan