Ini bukan kali pertama. Sebelumnya, di akhir Januari, Trump sudah menandatangani perintah eksekutif. Isinya memberi wewenang buat AS mengenakan tarif impor terhadap barang dari negara mana pun yang nekad jual atau suplai minyak ke Kuba.
Lalu, apa akar masalah krisis bahan bakar di Havana? Menurut Duta Besar Rusia untuk Kuba, Viktor Koronelli, situasi jadi makin parah setelah Venezuela menghentikan pasokan minyak mentahnya ke pulau tersebut. Pernyataan ini dia sampaikan sebelumnya kepada kantor berita RIA Novosti.
Jadi, sementara bantuan kemanusiaun mengalir dari satu pihak, tekanan dan sanksi justru datang dari pihak lain. Kuba terjepit di tengahnya.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Kapten Kopassus Gugur dalam Ledakan Saat Misi Evakuasi Jenazah di Lebanon Selatan
Polisi Tangkap Dukun Pengganda Uang Palsu di Bogor, Sita Peti Barang Bukti
Prabowo Kagumi Etos Kerja Korea Selatan, Tingkatkan Hubungan ke Kemitraan Strategis