Prabowo Kagumi Etos Kerja Korea Selatan, Tingkatkan Hubungan ke Kemitraan Strategis

- Kamis, 02 April 2026 | 06:00 WIB
Prabowo Kagumi Etos Kerja Korea Selatan, Tingkatkan Hubungan ke Kemitraan Strategis

Di tengah jamuan santap siang yang hangat di Cheong Wa Dae, atau Istana Biru, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekagumannya yang mendalam pada Korea Selatan. Bukan cuma soal kemajuan industrinya yang pesat, tapi juga etos kerja masyarakatnya yang terkenal disiplin dan pantang menyerah. Rabu (1/4/2026) itu, suasana terasa akrab saat ia bertemu Presiden Lee Jae Myung.

Prabowo bahkan mengutip sebuah pepatah Korea kuno untuk menggambarkan semangat kerja sama mereka: hamkke gamyeon meolli ganda. Maknanya kurang lebih, kalau kita pergi bersama-sama, maka jarak yang jauh pun bisa ditempuh.

"Kami mengagumi pencapaian Anda. Kami mengagumi kedisiplinan Anda, kerja keras Anda, dan keinginan Anda untuk selalu mengatasi tantangan," ujar Prabowo.

Ia menyampaikan itu dalam sambutannya, yang dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden.

Menurutnya, pertemuan bilateral yang digelar sebelumnya sudah membuahkan hasil yang sangat konkret. Pembahasan antar kedua pemimpin itu dinilainya produktif, bahkan strategis untuk masa depan hubungan kedua negara. Prabowo merasa pertemuan ini adalah sebuah kehormatan besar.

"Suatu kehormatan besar bagi saya untuk berada di sini setelah diskusi yang sangat produktif dan bermanfaat yang telah kita adakan hari ini," tuturnya.

Ia lalu merinci, peningkatan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis komprehensif adalah pencapaian penting. Apalagi ini diperkuat dengan ditandatanganinya beberapa perjanjian kerja sama. Semua itu, kata Prabowo, mencerminkan adanya kepercayaan dan visi bersama yang kuat antara Indonesia dan Korea Selatan.

Di akhir, Prabowo menyampaikan keyakinannya. Ia yakin betul bahwa kemitraan yang ditingkatkan dan sederet kesepakatan tadi bakal memberikan manfaat nyata. Bukan hanya untuk hari ini, tapi berkelanjutan bagi rakyat kedua negara di masa depan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar