"Sampai saat itu, kami akan membombardir Iran hingga musnah atau, seperti yang mereka katakan, kembali ke Zaman Batu!!!," tulis mantan presiden AS itu, dengan gaya khasnya yang bombastis.
Ketegangan di kawasan ini sebenarnya sudah memanas sejak lama. Puncaknya adalah serangan Israel dan AS terhadap Iran pada akhir Februari lalu. Serangan itu dikabarkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi mereka saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran pun tak tinggal diam. Mereka membalas dengan meluncurkan serangan drone dan rudal. Sasaran mereka adalah Israel, Yordania, Irak, dan beberapa negara Teluk yang diketahui menampung aset militer AS. Serangan balasan ini menyebabkan korban jiwa, merusak infrastruktur, dan sempat mengacaukan pasar global serta jadwal penerbangan.
Jadi, situasinya masih sangat runyam. Dengan saling bantah klaim seperti ini, prospek perdamaian sepertinya masih jauh dari kata nyata.
Artikel Terkait
Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan Lereng Muria, Identitas Masih Misterius
Komisi Eropa Salurkan Bantuan Tambahan 2 Juta Euro untuk Krisis Kuba
Komnas HAM Siap Panggil Empat Oknum TNI Tersangka Kasus Penyiraian Andrie Yunus
ASKI Luncurkan Enam Alat Kesehatan Digital, Dukung Kemandirian Industri Nasional