Pencarian langsung digelar. Dan hasilnya, korban pertama, ZA, ditemukan lebih dulu pada hari yang sama.
"Sudah, satu orang sudah ditemukan. Korban yang sudah di temukan atas nama ZA, umur 15 tahun. Kondisinya meninggal dunia," kata Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra, Selasa sore.
Udin menjelaskan, ZA ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB, hanya berjarak sepuluh meter dari lokasi awal ia hilang. Sementara pencarian untuk MZL terpaksa dihentikan karena cahaya matahari mulai memudar, menyisakan kecemasan yang tertunda hingga esok harinya.
Kini, setelah kedua remaja itu ditemukan, suasana muram kembali menyelimuti daerah tersebut. Musibah ini sekali lagi mengingatkan betapa alam yang indah bisa menyimpan bahaya yang mematikan, terutama saat musim penghujan membuat debit air tidak stabil dan licinnya bebatuan.
Artikel Terkait
BPS Temukan 3.934 Penerima Bantuan BPJS Katastropik Meninggal Dunia
Trump Klaim Iran Minta Gencatan Senjata, Tuntut Buka Selat Hormuz
Dishub Bogor Tegaskan Tilang Taksi Jakarta karena Langgar Wilayah Operasi, Bukan Sekadar Pelat B
Pedagang Ketoprak Ditikam Dua Orang di Cengkareng Dini Hari