Dari korban yang dievakuasi, kondisi seorang anak perempuan berusia 11 tahun disebut paling mengkhawatirkan. Gadis kecil itu mengalami luka serius akibat pecahan peluru. Nasib serupa menimpa seorang anak laki-laki 13 tahun dan seorang wanita 36 tahun, yang kondisinya dilaporkan sedang. Sebelas korban lainnya mendapat perawatan untuk luka-luka ringan.
Di sisi lain, polisi melaporkan kerusakan di beberapa titik. Mereka bahkan membagikan foto-foto yang diduga kuat adalah puing-puing rudal berserakan di jalanan. Kerusakan fisik itu seakan melengkapi gambaran betapa dahsyatnya serangan tersebut.
Media-media Israel punya laporan lain yang tak kalah mencengangkan. Mereka menyebut, dalam serangan kali ini digunakan amunisi kluster jenis munisi yang meledak di udara dan menghujani area luas dengan bom-bom kecil. Klaim ini sebenarnya bukan hal baru dalam tensi kedua negara.
Iran dan Israel memang sudah lama saling tuduh menggunakan senjata kontroversial semacam itu.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Perlindungan Lebih Baik untuk Petugas Karhutla Usai Gugurnya Manggala Agni
Gus Ipul Tegaskan Layanan Publik Tak Boleh Turun Meski Ada Kebijakan Efisiensi
Granat Aktif Ditemukan di Tong Sampah Belakang Masjid Makassar, Berhasil Dimusnahkan
Kebakaran di Wamena Tewaskan 11 Orang, Termasuk Balita