Kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, kembali menampakkan titik terang. Upaya pencarian keadilan untuk sang aktivis kemanusiaan ini tak kunjung padam, dan kini tim hukumnya mengklaim telah mengantongi nama-nama pelaku di lapangan.
Melalui investigasi internal, Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) berhasil mengidentifikasi 16 orang. Mereka diduga terlibat langsung dalam aksi teror itu.
Kuasa hukum Andrie Yunus, Airlangga Julio, bersuara lantang. Ia menyatakan identitas dan peran masing-masing dari keenam belas orang itu sudah berhasil diurai.
Namun begitu, angka itu belum menggambarkan keseluruhan gambarannya. Menurut Airlangga, keenam belas orang tersebut hanyalah mereka yang tertangkap pantauan berada di lokasi kejadian. Jaringannya bisa lebih luas.
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Ungkap Trump Berupaya Cari Jalan Akhiri Perang dengan Iran
Pertamina Tegaskan Harga BBM Tak Akan Naik, Imbau Masyarakat Hindari Panic Buying
Jepang dan Indonesia Pererat Kemitraan Strategis di Bidang Ekonomi, Keamanan, dan Energi
Indonesia Desak PBB Selidiki Kematian Tiga Prajurit TNI di Lebanon