Petugas berjuang mati-matian. Butuh waktu hampir tiga jam untuk akhirnya mengendalikan situasi. Barulah sekitar pukul 03.40 WIT, api berhasil dipadamkan total. Pemandangan setelahnya sungguh menyedihkan. Tim evakuasi menemukan sebelas jenazah di dalam puing-puing yang masih mengepulkan asap. Sebagian besar korban memang ditemukan di lantai dua.
“Seluruh jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Wamena untuk dilakukan visum et repertum maupun autopsi guna kepentingan penyelidikan. Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan,”
tambah Cahyo.
Korban meninggal adalah Aji Arman (50), Aqila Almira (7), Aji Hasma (40), Saldi (29), Haji Faisal (41), Mirnawati (36), Haji Semma (60), Amira (15), Khaerani (10), Malika (7), dan Najiha (2). Rentang usia mereka, dari yang paling tua hingga bocah dua tahun, menunjukkan betapa tragisnya peristiwa ini.
Sampai sekarang, apa yang memicu awal percikan api masih jadi misteri. Polisi masih sibuk memeriksa TKP dan mendalami semua kemungkinan. Polda Papua juga mengingatkan masyarakat untuk lebih hati-hati. Pastikan instalasi listrik di rumah aman, waspadai hal-hal kecil yang bisa memicu bahaya. Sebab, seperti yang terjadi di Wamena, malapetaka kadang datang tepat saat kita lengah.
Artikel Terkait
Tim Hukum Klaim Identifikasi 16 Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus
Indodax Raih Dua Penghargaan Platform Kripto Terpercaya 2026
PBB Kecam RUU Hukuman Mati Israel, Sebut Kejam dan Diskriminatif
Gejolak Iran Ancam Rantai Pasok Industri, Harga BBM Dijamin Tak Naik