Konflik di Timur Tengah yang terus memanas ternyata berdampak juga pada kebijakan dalam negeri. Pemerintah terpaksa melakukan sejumlah penghematan. Salah satu program yang ikut terkena imbas adalah Makan Bergizi Gratis atau MBG. Program andalan itu kini dipangkas frekuensinya menjadi hanya lima hari dalam seminggu.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. Dalam sebuah konferensi pers daring yang digelar Selasa lalu, ia menjelaskan langkah pemerintah untuk mengoptimalkan program MBG.
Namun begitu, Airlangga menekankan bahwa kebijakan ini tidak bersifat kaku. Ada beberapa pengecualian yang harus diperhatikan. Daerah-daerah 3T Tertinggal, Terdepan, Terluar dan wilayah dengan angka stunting yang masih mengkhawatirkan akan mendapat perlakuan khusus.
Artikel Terkait
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon
Swedia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Polandia 3-2 dalam Drama Play-off