"Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," jelas Dimas dalam keterangan tertulisnya di hari Jumat (13/3).
Belakangan, TNI sendiri mengaku sudah bergerak. Mereka mengamankan empat orang anggotanya yang diduga terlibat. Keempatnya adalah NDP, SL, BHW, dan ES.
NDP berpangkat kapten. Dua lainnya, SL dan BHW, berpangkat letnan satu. Sementara ES berstatus sersan dua. Kabarnya, mereka semua bertugas di Denma BAIS TNI, dengan latar belakang Angkatan Laut dan Udara.
Namun begitu, sejak dilimpahkan, sejauh apa perkembangan penyelidikan Puspom TNI? Hingga kini, belum ada kejelasan. Publik masih menunggu update lebih lanjut.
Artikel Terkait
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon
Swedia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Polandia 3-2 dalam Drama Play-off