Jepang Kerahkan Rudal Jarak Jauh di Kyushu, Respons Aktivitas Militer China

- Selasa, 31 Maret 2026 | 16:25 WIB
Jepang Kerahkan Rudal Jarak Jauh di Kyushu, Respons Aktivitas Militer China

Rudal yang dimaksud adalah sistem darat-ke-kapal dengan jangkauan fantastis, sekitar 1.000 kilometer. Dengan jarak sejauh itu, rudal-rudal ini bisa mencapai sebagian wilayah daratan China. Sebagai gambaran, kota Shanghai 'hanya' berjarak kurang lebih 900 kilometer dari pangkalan di Kumamoto.

Tak cuma itu, Koizumi juga mengungkapkan penyebaran "proyektil luncur berkecepatan tinggi" di Shizuoka. Daerah ini lebih dekat ke Tokyo dan menghadap Samudra Pasifik. Senjata ini, katanya, dirancang khusus untuk mempertahankan pulau-pulau terpencil dari serbuan musuh.

Langkah ini cukup menarik untuk dicermati. Sebab, Jepang punya sejarah panjang dengan kebijakan pertahanan yang sangat ketat, di mana militer hanya digunakan untuk membela diri. Namun, zaman berubah.

Dalam beberapa tahun terakhir, secara bertahap tapi pasti, Tokyo terus meningkatkan kemampuan pertahanannya. Tekanan dari aktivitas militer negara tetangga seperti China, Rusia, dan Korea Utara di kawasan, rupanya menjadi pertimbangan utama. Bahkan pada 2022 lalu, mereka sudah menyetujui rencana untuk memiliki rudal dengan kemampuan serangan balik. Kini, rencana itu mulai diwujudkan.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar