Merespons meningkatnya ketegangan di kawasan, Jepang baru-baru ini mengerahkan rudal jarak jauh di wilayah barat daya negaranya. Penempatan ini, yang lokasinya tak jauh dari China, diumumkan langsung oleh Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi pada Selasa (31/3). Langkah ini muncul di saat hubungan Tokyo dan Beijing dikabarkan sedang tidak baik-baik saja, bahkan disebut-sebut yang terburuk dalam beberapa tahun belakangan.
Lokasi tepatnya adalah di Kumamoto, di pulau Kyushu bagian selatan. Ini jelas bagian dari upaya Jepang memperkuat postur militernya. Pemicunya? Aktivitas angkatan laut China di Laut China Timur yang kian masif dan mengkhawatirkan.
"Kemampuan pertahanan jarak jauh memungkinkan kita untuk melawan ancaman pasukan musuh yang berupaya menyerang negara kita... sambil memastikan keselamatan personel kita," jelas Koizumi.
"Ini adalah inisiatif yang sangat penting," tambahnya, menekankan bahwa langkah ini bertujuan memperkuat daya cegah dan respons negara itu.
Artikel Terkait
Leonardi Bantah Tuduhan Rugikan Negara Rp 306,8 Miliar di Kasus Satelit
DPR Soroti Data Amburadul Hambat Penanganan Bencana dan Bansos
Zulkifli Hasan Kritik Serangan AS-Israel ke Iran dan Soroti Dampak Krisis Global
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Layanan Gratis untuk 15 Kelompok Masyarakat