Keduanya adalah Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto. Kondisi mereka masih diawasi dengan ketat.
Lalu, apa penyebab pastinya? Sampai saat ini, jawabannya masih gelap. Aulia mengakui TNI belum bisa memberikan penjelasan rinci. Semuanya masih samar.
"Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi," tuturnya.
Ia menambahkan, TNI terus memantau perkembangan situasi sambil menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Situasi di daerah misi Lebanon memang dinamis, penuh gejolak yang tak terduga.
Dengan musibah ini, korban jiwa dari TNI dalam misi kemanusiaan di Lebanon bertambah. Totalnya kini menjadi tiga prajurit yang gugur jauh dari tanah air. Sebuah pengorbanan yang meninggalkan duka mendalam.
Artikel Terkait
Monas Perpanjang Jam Operasional hingga Pukul 22.00 di Akhir Pekan
Kemiskinan dan Pengangguran di Jabar Turun pada 2025, Capaian Pembangunan Meningkat
Marquez Kecewa Finis Kelima di COTA, Sebut Motor Terlalu Agresif
Sidang Kasus Satelit Kemhan Buka Tabir Dugaan Rugikan Negara Rp306 Miliar