LAMONGAN - Dini hari yang sepi di Jalur Lingkar Utara Lamongan, Selasa (31/3) lalu, berubah menjadi lokasi nahas bagi seorang sopir truk asal Pati. Ia tewas dengan tragis setelah truk tronton menabrak kendaraannya yang sedang mogok di bahu jalan.
Semua berawal dari kerusakan pada truk boks bernopol B 9633 BXU yang dikemudikan korban, berinisial S. Ia pun terpaksa menepi ke lajur kiri untuk mencoba memperbaiki mesinnya. Saat itu, jalanan masih gelap dan lengang.
Namun begitu, malang tak bisa ditolak. Saat S sedang sibuk di bagian depan truk, sebuah truk tronton yang dikemudikan AH (59), warga Pamekasan, melaju dari arah belakang. Menurut sejumlah saksi, tabrakan itu terjadi begitu saja, keras dan mendadak.
Hantamannya sungguh dahsyat. Truk tronton itu menghujam bagian belakang truk korban tanpa ampun. Akibatnya, S tewas seketika di tempat kejadian perkara.
Petugas dari Unit Gakkum Polres Lamongan langsung bergerak cepat. Mereka mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, lokasi kejadian dipenuhi pecahan kaca dan serpihan badan kendaraan.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengonfirmasi peristiwa ini. Ia menyebut penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap titik terang duka ini.
"Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan. Perkembangan akan kami sampaikan,"
ujar Hamzaid.
Dugaan sementara polisi, pengemudi truk tronton diduga kehilangan konsentrasi. Itu yang membuatnya tak sempat menghindar atau mengerem saat melihat truk korban yang terparkir di depannya. Kondisi jalan yang lurus dan sepi mungkin juga berpengaruh.
Pascakecelakaan, truk tronton itu terlihat rusak di bagian kaca dan bumper depan. Nasib lebih buruk menimpa truk boks milik S. Bagian belakangnya hancur berantakan, menyisakan besi-besi yang melinting bukti bisu dari benturan maut di dini hari itu.
Artikel Terkait
Manchester City Kalahkan Chelsea 1-0 di Final Piala FA, Gol Semenyo Jadi Penentu
Polri Bangun 28 Gudang Ketahanan Pangan di Seluruh Indonesia untuk Serap Hasil Panen
Polri Target Bangun 1.500 Unit Dapur Gizi pada 2026 untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo: Pangan Fondasi Negara, Swasembada Indonesia Tembus Target Lebih Cepat di Tengah Krisis Global