Marquez Kecewa Finis Kelima di COTA, Sebut Motor Terlalu Agresif

- Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB
Marquez Kecewa Finis Kelima di COTA, Sebut Motor Terlalu Agresif

Jakarta – Circuit of the Americas (COTA) biasanya jadi tempat Marc Marquez berjaya. Tapi MotoGP Amerika Serikat 2026 ini lain cerita. Pembalap andalan itu pulang tanpa membawa podium, hanya finis kelima. Sebuah hasil yang jelas-jelas bikin kecewa.

Kekecewaannya itu ia ungkapkan langsung usai balapan. Padahal, trek di Austin ini selama ini dikenal sebagai salah satu favoritnya.

Minggu yang sulit sudah terlihat sejak awal. Kualifikasi hanya memberinya grid keenam. Lalu, malah bertambah runyam di Sprint Race. Marquez terjatuh dan insidennya itu menyeret Fabio Di Giannantonio. Akibatnya, ia cuma finis ke-17 dan harus menanggung hukuman long lap penalty untuk balapan utama hari Minggu.

Para pembalap beraksi di MotoGP Amerika 2026. (Sumber: Jerome Miron-Imagn Images/REUTERS)

Hukuman itu jelas jadi beban. Balapan utama pun dimulai dengan kondisi yang jauh dari ideal. Ia kesulitan mengejar, sempat tercecer ke posisi ke-11. Namun, karakter pebalap juara dunia itu muncul. Dengan perlahan ia bangkit, terlibat duel sengit di lini tengah, dan akhirnya berhasil merangkak naik ke posisi kelima.

Tapi, bangkitnya itu tak cukup untuk menghapus rasa tak puas. Bagi Marquez, finis kelima bukanlah pencapaian yang membahagiakan.

“Saya sudah memberikan yang terbaik, tapi saya tidak menikmatinya,” ujarnya.

“Saya lebih suka berebut kemenangan.”

Dalam analisisnya, peluang untuk naik podium sebenarnya masih ada. Tapi, menurutnya, itu pun bukan untuk posisi tertinggi. Kalimatnya bernada menyalahkan diri sendiri.

“Saya bisa berjuang untuk podium, tapi tentu tidak untuk kemenangan. Yang ‘hilang’ adalah saya.”

Lalu apa akar masalahnya? Marquez menyoroti momen krusial di awal lomba. Saat ban masih baru, motornya menjadi sangat agresif dan sulit dikendalikan. Butuh tenaga fisik ekstra untuk menahannya, dan di kondisi saat ini, ia mengaku tak sanggup.

“Di lap-lap awal, dengan ban baru, motor jadi agresif dan butuh tenaga besar, dan saat ini saya tak bisa mengatasinya,” lanjutnya.

Jadi, itulah ceritanya. COTA 2026 akan tercatat sebagai babak yang kurang bersinar bagi sang maestro trek ini. Sebuah catatan minor yang mungkin akan jadi bahan bakar untuk balapan selanjutnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar