PMI Banyumas Diingatkan Siaga Hadapi Multi Ancaman Bencana

- Selasa, 31 Maret 2026 | 14:15 WIB
PMI Banyumas Diingatkan Siaga Hadapi Multi Ancaman Bencana

Purwokerto, Selasa lalu (31/3/2026), suasana di Pendopo Si Panji cukup hangat. Di sana, jajaran baru Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas baru saja dilantik untuk periode enam tahun ke depan. Tapi di balik acara seremonial itu, ada pesan serius yang disampaikan Ketua PMI Jateng, Sarwa Pramana. Intinya: Banyumas harus selalu siaga.

“Banyumas ini daerahnya rawan bencana,” kata Sarwa, tegas. Mulai dari ancaman Gunung Slamet, tanah longsor, banjir, sampai kekeringan dan kebakaran. Semuanya mengintai.

Menurutnya, posisi Banyumas juga strategis. Daerah ini bakal jadi tempat mengungsi andai misalnya tsunami menerjang Cilacap. “Bencana kan nggak kenal batas administrasi,” ujarnya. Makanya, sinergi dan kesiapan harus benar-benar dijaga.

Sarwa juga menegaskan hal prinsip. Ia mengingatkan agar kantor PMI bebas dari bendera atau atribut partai politik. “Ini penting untuk menjaga kenetralan kita,” tegasnya. Selain itu, layanan seperti Unit Donor Darah perlu diperkuat dan diperluas jangkauannya hingga ke tingkat kecamatan.

Di acara yang sama, tampak juga Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Ia sendiri adalah Ketua PMI Banyumas periode sebelumnya. Sadewo mengapresiasi kerja nyata PMI selama ini. “Setiap ada bencana, PMI selalu hadir. Bahkan sering jadi yang pertama tiba,” katanya. Itu menunjukkan jiwa pengabdian yang kuat, bukan sekadar urusan komersial.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar