Brosur dan Tarif yang Bikin Geleng-geleng
Lalu, bagaimana ceritanya sampai viral? Semua berawal dari selembar brosur digital yang beredar luas. Di dalamnya, IK dengan terang-terangan mencantumkan tarif jasanya. Harganya pun bervariasi, dibuat berjenjang.
Untuk pelajar, dia pasang tarif Rp 20 ribu. Lalu naik untuk kalangan mahasiswa, jadi Rp 50 ribu. Sedangkan untuk klien dewasa, harganya Rp 100 ribu. Tak lupa, nomor kontak pribadi dia cantumkan dengan jelas. Isinya sederhana, tapi dampaknya luar biasa.
Kini, kasus ini masih terus bergulir. Di satu sisi, ada pelanggaran etika berat yang dilakukan seorang pendidik. Di sisi lain, ada fakta kesehatan yang justru memperdalam kekhawatiran banyak orang. Masyarakat pun menunggu, bagaimana hukum akan berbicara.
Artikel Terkait
Sidang Korupsi Proyek Satelit Kemenhan 2012-2021 Dimulai, Satu Terdakwa Buron
Kejagung Sita Uang Tunai Rp1 Miliar dari Kantor Perusahaan Tambang AKT
Dua Tersangka Penggelapan Dana Gereja Rp 28 Miliar Diamankan di Bandara Kualanamu
Timnas Indonesia Takluk di Final FIFA Series, Herdman: Ini Baru Pondasi