Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bakal segera masuk dalam daftar organisasi teroris Uni Eropa. Keputusan ini diambil menyusul penindasan brutal terhadap gelombang demonstrasi massal di Iran. Kabarnya, para menteri luar negeri blok itu akan segera meresmikan langkah tersebut.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, yang mengumumkan rencana ini. Dia berbicara kepada para wartawan di Brussels, Belgia, tepat sebelum pertemuan para menteri digelar.
"Kalau Anda bertindak seperti teroris, ya sudah, perlakukan saja sebagai teroris," ujar Kallas, tegas.
Pernyataannya itu sekaligus menempatkan IRGC sejajar dengan kelompok-kelompok seperti al-Qaeda dan ISIS. Meski begitu, Kallas menyiratkan bahwa langkah ini tak serta-merta memutus semua hubungan.
"Perkiraannya, saluran diplomatik akan tetap terbuka. Bahkan setelah Garda Revolusi masuk daftar hitam," tambahnya.
Langkah dari Uni Eropa ini jelas bersifat simbolis. Tapi pesannya kuat: sebuah kecaman keras untuk Tehran. Aksi protes yang mengguncang Iran itu konan telah menelan ribuan korban jiwa. Sungguh situasi yang memilukan.
Tak cuma itu, blok yang beranggotakan 27 negara ini juga bersiap menyetujui sanksi lebih lanjut. Mereka akan menerapkan larangan visa dan membekukan aset terhadap 21 entitas dan pejabat Iran. Kabarnya, Menteri Dalam Negeri Iran termasuk di dalam daftar itu, sebagai bentuk hukuman atas penindasan terhadap para demonstran.
Di sisi lain, otoritas Iran sendiri sebenarnya sudah mengakui ribuan kematian selama protes berkecamuk. Angkanya bahkan disebut mencapai lebih dari 3.000 orang. Hanya saja, narasi mereka berbeda. Pemerintah Iran menyebut mayoritas korban adalah anggota pasukan keamanan atau warga sipil yang jadi korban tembakan dari apa yang mereka sebut "perusuh."
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi