Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bakal segera masuk dalam daftar organisasi teroris Uni Eropa. Keputusan ini diambil menyusul penindasan brutal terhadap gelombang demonstrasi massal di Iran. Kabarnya, para menteri luar negeri blok itu akan segera meresmikan langkah tersebut.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, yang mengumumkan rencana ini. Dia berbicara kepada para wartawan di Brussels, Belgia, tepat sebelum pertemuan para menteri digelar.
"Kalau Anda bertindak seperti teroris, ya sudah, perlakukan saja sebagai teroris," ujar Kallas, tegas.
Pernyataannya itu sekaligus menempatkan IRGC sejajar dengan kelompok-kelompok seperti al-Qaeda dan ISIS. Meski begitu, Kallas menyiratkan bahwa langkah ini tak serta-merta memutus semua hubungan.
Artikel Terkait
Menteri Perhubungan Blusukan ke Pelabuhan Merak, Pastikan Kesiapan H-3 Arus Mudik
Pakar Dukung Pembatasan Kuota PTN, Soroti Perluasan Beasiswa dan Pemberdayaan PTS
Bandara Soekarno-Hatta Ramai Penumpang Mudik Lebaran Sejak Dini Hari
Banyuwangi Siapkan 48 Masjid Ramah Pemudik untuk Arus Mudik Lebaran 2026