Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bakal segera masuk dalam daftar organisasi teroris Uni Eropa. Keputusan ini diambil menyusul penindasan brutal terhadap gelombang demonstrasi massal di Iran. Kabarnya, para menteri luar negeri blok itu akan segera meresmikan langkah tersebut.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, yang mengumumkan rencana ini. Dia berbicara kepada para wartawan di Brussels, Belgia, tepat sebelum pertemuan para menteri digelar.
"Kalau Anda bertindak seperti teroris, ya sudah, perlakukan saja sebagai teroris," ujar Kallas, tegas.
Pernyataannya itu sekaligus menempatkan IRGC sejajar dengan kelompok-kelompok seperti al-Qaeda dan ISIS. Meski begitu, Kallas menyiratkan bahwa langkah ini tak serta-merta memutus semua hubungan.
Artikel Terkait
Saksi Ungkap Perintah Hapus Chat dan Rekening Fiktif di Sidang Korupsi Kemnaker
China Peringatkan AS: Intervensi Militer ke Iran Bisa Picu Bencana di Timur Tengah
Banjir Bekasi Meluas, 49 Desa Terendam dan Ribuan Warga Mengungsi
DKI Tambah Tenaga Kontrak untuk Percepat Perbaikan Jalan