Seorang prajurit TNI, Praka Farizal Romadhon, tewas dalam serangan Israel di Lebanon. Ia saat itu sedang bertugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB di sana, bagian dari misi UNIFIL. Kabar duka ini langsung mengguncang.
Menanggapi tragedi ini, Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah Indonesia tidak akan tinggal diam. Menurutnya, langkah-langkah pasti akan diambil.
"Kami percaya negara akan mengambil langkah yang tepat dan terukur, mendorong proses investigasi yang transparan, serta memastikan bahwa kejadian ini ditindaklanjuti melalui mekanisme internasional yang berlaku," ujar Sukamta, Selasa (31/3/2026).
Ia melanjutkan, "Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian, sekaligus menjaga kehormatan dan martabatnya. Dalam situasi seperti ini, ketegasan harus berjalan seiring dengan kebijaksanaan."
Artikel Terkait
Wamen Sosial Ajak Masyarakat Teladani Tiga Pilar Kepemimpinan Sultan Hasanuddin di Haul ke-465
Dua Prajurit TNI Gugur dalam Insiden Terpisah di Misi UNIFIL Lebanon
China Dukung Mediasi Pakistan untuk Redakan Ketegangan AS-Iran
Mulai Besok, ASN Gresik WFH Setiap Rabu, Kecuali 9 OPD Vital