"Trump... sudah berkali-kali mengancam Iran dengan operasi darat. Dia bahkan menyebut-nyebut soal pendudukan atas beberapa pulau kami di Teluk Persia," ujar Zolfaqari.
Dalam pernyataan terkininya, perwira militer itu menegaskan kesiapan pasukannya. Mereka akan memberikan respons yang tegas dan keras jika ancaman Presiden AS Donald Trump itu benar-benar diwujudkan. Intinya, Iran siap berperang.
Yang menarik, Zolfaqari menyebut militer Iran saat ini "sedang menghitung mundur momen" kemenangan mereka. Momen itu adalah pemusnahan total pasukan AS, yang akan terjadi jika Washington nekat melancarkan serangan atau upaya pendudukan. Sebuah hitungan mundur yang penuh keyakinan.
Artikel Terkait
Gus Ipul: Penyaluran Bansos Dimulai Minggu Ketiga April
Polisi Gerebek Pangkalan Pengoplosan Gas Bersubsidi di Bogor
Komnas HAM Gali Peran TNI dalam Investigasi Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
BPS Temukan 3.934 Penerima Bantuan BPJS Katastropik Meninggal Dunia