Kalau dihitung secara kumulatif, angkanya makin besar. Selama periode 13 hingga 29 Maret 2026, total penumpang KA Bandara di wilayah ini mencapai 180 ribu orang. Bayangkan saja, itu dalam rentang waktu kurang dari tiga minggu.
Di sisi lain, Porwanto menegaskan komitmen perusahaannya. KAI Bandara akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Caranya dengan meningkatkan fasilitas, menjaga ketepatan waktu, dan mempermudah akses menuju bandara.
“Selain itu, koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan juga terus dilakukan,” katanya.
Tujuannya jelas: memastikan kelancaran operasional selama masa-masa padat seperti Angkutan Lebaran. Soal kesiapan, mereka tampaknya sudah punya formula sendiri.
Artikel Terkait
Suami Kritis, Istri Tewas di Kamar Mandi, Polisi Selidiki Temuan Obat di Karawang
DPR Padamkan Lampu dan Kurangi BBM Pejabat untuk Program Penghematan Energi
Menteri LHK Tinjau Calon Lokasi PLTSa di Malang, Target Olah 1.038 Ton Sampah Per Hari
Satpol PP Bandung Terima Apresiasi Atas Kinerja Humanis dan Responsif Sepanjang 2024