Kedatangan Presiden Prabowo di Jepang sendiri terjadi pada Minggu (29/3) malam, sekitar pukul 19.10 waktu setempat. Kunjungan resmi perdana ini agendanya cukup padat.
Presiden dijadwalkan akan bertemu dengan Kaisar Jepang Naruhito dan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Pertemuan tingkat tinggi ini tentu punya tujuan strategis.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, sebelumnya telah memberi penjelasan kepada awak media di Jakarta. Menurutnya, Pak Presiden akan membahas berbagai hal yang menjadi fondasi kerja sama kedua negara.
"Tentu pertemuan ini untuk memperkuat hubungan persahabatan kita dengan Jepang," ujar Prasetyo.
Dia menambahkan, "Secara khusus, akan dibicarakan hal-hal strategis yang selama ini jadi kekuatan bersama. Misalnya di bidang perdagangan, teknologi, sampai pendidikan. Kerja sama kehutanan dan lingkungan hidup juga akan dibahas."
Jadi, di balik momen haru dan kebahagiaan seorang diaspora, kunjungan ini membawa agenda besar untuk masa depan hubungan Indonesia-Jepang.
Artikel Terkait
Konflik AS-Israel-Iran Genap Sebulan, Korban Jiwa Ribuan dan Harga Minyak Melambung
Kejagung Dalami Keterlibatan Pejabat dan Hitung Kerugian Negara di Kasus Korupsi AKT
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Usai Kemenangan Besar