Menurut Sekjen PSI itu, Indonesia sebagai negara tropis terbesar punya hutan yang luas dan kekayaan biodiversitas yang luar biasa. Semua itu, kata dia, merupakan daya tarik wisata yang kuat bagi turis mancanegara.
"Komodo itu salah satu binatang yang flagship yang ada di Indonesia, di antara banyak satwa-satwa lain di Indonesia seperti gajah, harimau dan lain sebagainya," katanya.
Di sisi lain, kerja sama ini juga diharapkan menjadi jalan bagi Indonesia untuk belajar dari Jepang. Bagaimana caranya menyeimbangkan pembangunan industri dengan upaya pelestarian alam. Raja Juli bahkan punya rencana khusus untuk mempelajari hal ini.
"Saya sudah pernah ke Gunung Fuji beberapa tahun yang lalu, tetapi besok saya rencana akan kembali ke Gunung Fuji untuk belajar lebih detail tentang bagaimana pemerintah Shizuoka dan walikota terkait mengelola Taman Nasional Gunung Fuji yang luar biasa," ungkapnya.
Respons dari pihak Jepang pun sangat positif. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Suzuki Yasutomo tak menyembunyikan rasa bangganya bisa bekerja sama dengan Indonesia.
Dia berjanji pihaknya akan berkontribusi maksimal untuk pelestarian komodo melalui program pengembangbiakan.
"Saya sangat berterima kasih dan sangat senang karena akan menerima komodo sebagai salah satu simbol persahabatan Indonesia dan Jepang," kata Suzuki.
"Karena komodo merupakan satwa liar yang terancam punah, kami sangat senang dapat berkontribusi untuk mengembangbiakkan komodo," tambahnya.
Artikel Terkait
Tim Hukum Klaim Identifikasi 16 Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus
Indodax Raih Dua Penghargaan Platform Kripto Terpercaya 2026
PBB Kecam RUU Hukuman Mati Israel, Sebut Kejam dan Diskriminatif
Gejolak Iran Ancam Rantai Pasok Industri, Harga BBM Dijamin Tak Naik