Raven sendiri dilaporkan sudah bergabung dengan sesi latihan pada hari Minggu. Kehadirannya diharapkan bisa langsung memberi warna baru dalam persiapan menghadapi Bulgaria. Namun begitu, Sumardji mengingatkan semua pihak untuk realistis menyambut laga final nanti. Ia tak sungkan menyebut jurang peringkat FIFA yang cukup lebar.
"Bulgaria tuh di bawah 90 (tepatnya 85), sementara kita masih 121. Nah, dari situ maka saya berharap kepada seluruh fans untuk bisa nikmati saja, nikmati saja pertandingan besok itu. Terlepas hasilnya,"
ujar dia.
Sedikit kilas balik, sebelum cedera menerpa, Zijlstra sempat memberi kontribusi manis. Dialah yang membobol gawang Saint Kitts and Nevis pada menit ke-74, mempercantik skor kemenangan Indonesia.
Di sisi lain, pemanggilan Jens Raven ternyata sudah mendapat lampu hijau dari FIFA. Prosesnya berjalan lancar karena nama Raven sudah tercantum dalam daftar 41 pemain yang diajukan PSSI sebelumnya.
Pernyataan resmi federasi pun menegaskan, "Pergantian ini telah disetujui oleh FIFA karena Raven tercatat dalam 41 pemain yang didaftarkan sebelumnya."
Jadi, semua sudah siap. Pertandingan final FIFA Series Indonesia kontra Bulgaria akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026) mendatang. Bagi Jens Raven, laga ini sangat mungkin menjadi momen debutnya bersama timnas senior. Sebuah tanggung jawab besar yang datang tiba-tiba, menggantikan rekan yang sedang berduka.
Artikel Terkait
Mantan Danjen Kopassus Gugat Polda Metro Jaya Soal Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
BAPERA Bantah Ketum Fahd El Fouz Terkait Dugaan Pengeroyokan
Rano Karno: Perputaran Ekonomi Jakarta Capai Rp48 Triliun di Akhir Tahun
Herdman Puas dengan Persiapan Timnas Indonesia Jelang Final FIFA Series 2026