Memang, jumlah pengunjung ke Anjungan DKI masih terbilang stabil. Namun, Rano merasa itu belum cukup. Daya tariknya harus terus ditingkatkan agar tetap relevan dan bisa bersaing dengan destinasi lain. Kuncinya, menurut dia, ada pada konsep yang menarik dan visioner.
“Kita tidak bisa bertahan dengan cara lama. Konsep ke depan harus interaktif, memanfaatkan teknologi digital. Itu yang dicari generasi sekarang,” tegasnya.
Tanpa perubahan yang signifikan, anjungan berisiko kehilangan daya pikatnya. Ia menekankan, revitalisasi yang mendesak ini penting agar tempat itu tetap menjadi ruang edukasi yang menyenangkan bagi semua kalangan. Rencananya, pembaruan akan mengusung pendekatan modern namun tetap mencerminkan identitas Jakarta.
Artikel Terkait
Mantan Danjen Kopassus Gugat Polda Metro Jaya Soal Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
BAPERA Bantah Ketum Fahd El Fouz Terkait Dugaan Pengeroyokan
Rano Karno: Perputaran Ekonomi Jakarta Capai Rp48 Triliun di Akhir Tahun
Herdman Puas dengan Persiapan Timnas Indonesia Jelang Final FIFA Series 2026