"Suka aja, karena saya orang Padang. Iya biar tahu semua dunia kalau saya itu orang Minang,"
ungkapnya polos. Rupanya, ini caranya memperkenalkan kampung halaman ke khalayak luas, bahkan di tengah perjalanan mudik sekalipun.
Namun begitu, pihak kepolisian punya catatan penting. Meski mengapresiasi kreativitas warga, mereka mengingatkan soal keamanan. Modifikasi apapun, kata mereka, jangan sampai mengganggu kestabilan kendaraan saat dikendarai. Keselamatan tetap nomor satu.
Di sisi lain, aksi Jepri ini seperti oase di tengah hiruk-pikuk arus balik. Dia membuktikan bahwa budaya lokal bisa tetap hidup dan eksis, bahkan dalam perjalanan jauh sekalipun. Motor berhias rumah gadang itu bukan cuma kendaraan, tapi jadi cerita hangat yang dibawa pulang dari tanah rantau.
Artikel Terkait
BAPERA Bantah Ketum Fahd El Fouz Terkait Dugaan Pengeroyokan
Rano Karno: Perputaran Ekonomi Jakarta Capai Rp48 Triliun di Akhir Tahun
Herdman Puas dengan Persiapan Timnas Indonesia Jelang Final FIFA Series 2026
THR Dongkrak Belanja Ramadan, Tapi Fenomena Makan Tabungan Masih Terjadi