Konflik itu memakan korban jiwa yang tidak sedikit. Lebih dari 1.300 orang dilaporkan tewas. Termasuk di antaranya adalah Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasannya, Iran tak tinggal diam. Mereka meluncurkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal. Sasaran mereka adalah Israel, Yordania, Irak, dan juga negara-negara Teluk yang diketahui menampung aset militer AS.
Eskalasi ini jelas punya efek berantai. Di sisi lain, pasar global ikut bergejolak. Bahkan sektor penerbangan internasional pun merasakan gangguannya. Rute-rute udara berubah, dan kecemasan meluas jauh melampaui batas geografis konflik.
Artikel Terkait
Mantan Danjen Kopassus Gugat Polda Metro Jaya Soal Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
BAPERA Bantah Ketum Fahd El Fouz Terkait Dugaan Pengeroyokan
Rano Karno: Perputaran Ekonomi Jakarta Capai Rp48 Triliun di Akhir Tahun
Herdman Puas dengan Persiapan Timnas Indonesia Jelang Final FIFA Series 2026