Sabtu pagi di Monas terasa berbeda. Kerumunan orang bukan hanya untuk berolahraga atau sekadar menikmati taman. Suasana riuh rendah bazar menyelimuti kawasan itu. Bazar Rakyat yang digelar hari ini, menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, bukan sekadar acara biasa. Ini momentum penting, terutama untuk mendorong perputaran ekonomi para pelaku UMKM pascalebaran.
Menurut Teddy, acara ini punya dua manfaat sekaligus. Di satu sisi, masyarakat bisa mendapat hiburan. Di sisi lain, roda ekonomi rakyat bisa kembali bergerak setelah libur panjang.
"Melalui Pak Menteri UMKM, Pak Maman, dibawa ke sini, mereka jualan, kita beli barangnya," ujar Teddy di lokasi.
Ia melanjutkan, masyarakat yang datang juga diberikan kupon secara gratis. Kupon itulah yang nantinya bisa ditukarkan dengan produk-produk dari para pedagang kecil yang terlibat.
Nilai kuponnya cukup signifikan, mencapai Rp500 ribu per orang. Rinciannya, Rp300 ribu untuk sembako dan sisanya, Rp200 ribu, khusus untuk membeli aneka produk UMKM yang ada di bazar.
Namun begitu, Teddy menegaskan bahwa tujuan acara ini lebih dari sekadar bantuan sosial semata. Intinya adalah mendorong perputaran uang. "Konsepnya sebanyak mungkin masyarakat ingin merasakan kebahagiaan Lebaran," imbuhnya. Baik mereka yang tak bisa mudik, maupun yang sudah kembali ke Jakarta, diajak merasakan kebersamaan dan dampak ekonominya.
Artikel Terkait
PSSI Dapat Dukungan Kemendikdasmen untuk Pengembangan Sepak Bola di Sekolah
Prabowo Bahas Gaza dan Kondisi Dalam Negeri Bersama Tokoh Ormas Islam
Gelombang Pemudik Masih Padati Bakauheni di H+7 Lebaran
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Tuntut Vrijspraak, Sebut Kasus Plaza Klaten Murni Perdata