Data hingga Jumat (27/3) menunjukkan, sekitar 2.5 juta kendaraan telah menuju Jakarta. Angka itu setara dengan 75 persen dari total proyeksi lalu lintas balik ke Jabotabek yang diprediksi mencapai 3,39 juta kendaraan untuk periode 11-31 Maret. Artinya, masih ada sisa 25 persen atau sekitar 890 ribu kendaraan yang diperkirakan akan memadati jalan pada 28-29 Maret ini. Meski demikian, Jasa Marga mengklaim semua kesiapan mulai dari infrastruktur, petugas, hingga armada sudah dipersiapkan secara optimal.
Sementara itu, Menteri PU Dody Hanggodo menyoroti kondisi cuaca. Dia menegaskan kualitas jalan tol harus tetap terjaga meski di tengah hujan yang masih sering turun.
Jasa Marga memastikan tidak ada pekerjaan konstruksi besar selama periode mudik dan balik ini. Di sisi lain, layanan digital lewat aplikasi Travoy disebut semakin membantu pemudik. Mulai dari cek tarif, pantau lalu lintas real-time, sampai isi ulang saldo e-money, bisa dilakukan dari genggaman. Tren pemanfaatan aplikasi ini dinilai sebagai tanda bahwa masyarakat kini lebih siap merencanakan perjalanan, termasuk memastikan saldo dan BBM cukup sebelum masuk tol.
Terakhir, ada imbauan penting untuk para pemudik. Pastikan pengemudi dan kendaraan dalam kondisi prima. Patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. Dan yang sering terlupa: atur waktu istirahat dengan bijak. Jangan berlama-lama di rest area supaya bisa digunakan secara bergiliran oleh pengguna jalan lainnya.
Dengan kolaborasi semua pihak, Jasa Marga optimis arus balik Idulfitri tahun ini bisa berjalan lancar, aman, dan nyaman untuk semua.
Artikel Terkait
Minat Mobil Listrik China Tinggi di AS, Namun Regulasi dan Tarif Jadi Penghalang Utama
BMKG: Hujan Masih Guyur Sejumlah Kota, Waspada Potensi Petir di Arus Balik
AS Siap Gelar Pertemuan dengan Iran Pekan Ini di Tengah Ketegangan
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Melintas di Tengah Blokade Selat Hormuz