“Kami berkomitmen penuh agar kebutuhan avtur di periode sibuk ini terpenuhi dengan aman dan lancar. Itu demi kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Tak lupa, ia mampir ke salah satu SPBU di Banjarmasin. Hasil pantauannya, pelayanan pascalebaran berjalan optimal. Penyaluran BBM aman dan yang penting tidak ada antrean panjang yang merepotkan warga.
“Secara keseluruhan, pelayanan selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 ini berjalan baik. Kami akan terus mengawasi agar distribusi energi ke seluruh pelosok Kalimantan Selatan tetap stabil dan tepat sasaran,” kata Fathul menutup penjelasannya.
Di kesempatan terpisah, Janatul Arif, Pjs Manager Reliability & Project Development Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga (PPN), mengaku penambahan tangki adalah langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan.
“Kami juga apresiasi masukan dari BPH Migas. Masukan itu sangat krusial untuk memperkuat sistem dan menjaga stok BBM tetap optimal,” ujar Janatul.
Kegiatan lapangan itu juga dihadiri sejumlah pejabat operasional, seperti Sales Area Manager Area Banjarmasin PPN Bondan Tri Wibowo, Sales Branch Manager Wicaksono Ardi Nugroho, IT Manager Banjarmasin Suryandri Dwi Kusuma, serta AFT Manager Syamsudin Noor Dimas Budiman.
Artikel Terkait
Jalur Darurat Pengganti Jembatan Asam 3 di Kupang Akhirnya Dibuka
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, Volume Kendaraan di Empat Gerbang Tol Naik 17%
Kenaikan Harga BBM Akibat Konflik Global Sepaket Jalanan Manila, Picu Darurat Energi
Persijap Jepara Uji Konsistensi di Markas Persik Kediri