Tak hanya kedua pemimpin, sejumlah pejabat tinggi Indonesia juga hadir untuk melepas. Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya tampak berdiri di bawah, menyaksikan pesawat bersiap berangkat.
Sekitar pukul tujuh lebih dua puluh menit malam, pesawat itu akhirnya mengudara. Kunjungan singkat Anwar resmi berakhir. Namun, pesan yang dibawanya jelas: hubungan Indonesia dan Malaysia dibangun di atas fondasi yang kuat. Bukan cuma politik atau ekonomi, tapi lebih pada ikatan budaya dan rasa saling menghargai sebagai saudara serumpun.
Keakraban seperti inilah yang diharapkan bisa jadi pondasi untuk kerja sama ke depan. Di berbagai bidang, tentunya. Karena ketika pemimpinnya akrab, urusan antarnegara pun biasanya jadi lebih lancar.
Artikel Terkait
Tim Troya Siapkan Gugatan PMH ke Jokowi untuk Transparansi Ijazah
American University of Beirut Kosongkan Kampus, Beralih ke Daring Imbas Ancaman Iran
Harga BBM Nonsubsidi Naik-Turun, Subsidi Pertalite dan Solar Tetap Stabil
Konflik AS-Israel-Iran Genap Sebulan, Korban Jiwa Ribuan dan Harga Minyak Melambung