VAR Kini Lebih Berkuasa
Di sisi lain, peran VAR juga diperluas. Teknologi ini kini punya wewenang untuk mengoreksi kesalahan wasit dalam memberikan kartu kuning kedua. Misalnya, wasit salah mengidentifikasi pelaku pelanggaran, VAR bisa membetulkannya. Bahkan untuk keputusan sepak pojok yang keliru, VAR boleh ikut campur. Syaratnya, proses peninjauannya tidak boleh sampai mengganggu alur permainan yang sedang berjalan.
Secara keseluruhan, paket aturan baru dari FIFA ini memberi sinyal kuat. Sepak bola modern kedepannya tak cuma menuntut keahlian teknis, tapi juga efisiensi waktu dan akurasi keputusan yang nyaris sempurna. Setiap detik jadi berharga.
(Muhammad Zaidan Rizky)
(ASM)
Artikel Terkait
Beckham Putra Nugraha Bawa Indonesia ke Final FIFA Series 2026
Kapolda Jatim Pantau Arus Balik Lebaran dari Udara, Angka Kecelakaan Turun 37%
Kota Lama Semarang Catat 222 Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran 2026
Pemkab Majalengka Wajibkan ASN WFH Setiap Senin untuk Efisiensi Energi